Menu Tutup

Cara menjaga organ kewanitaan agar tetap bersih

  • 1
    Share

Pentingnya menjaga organ kewanitaan bagi setiap wanita. Hal ini dikarenakan oleh pentingnya peran organ kewanitaan dalam reproduksi manusia, terutama wanita.
Anda mungkin pernah melihat beberapa iklan produk perawatan organ kewanitaan yang menjanjikan akan jadi lebih wangi seperti harum bunga-bunga segar. Padahal kenyataannya, organ kewanitaan tidak berbau harum.

Alaminya, organ kewanitaan punya aroma yang khas dan berbeda-beda bagi setiap wanita. Bahkan dalam satu siklus menstruasi pun organ kewanitaan Anda memiliki aroma yang berbeda. Ini karena wangi organ kewanitaan dipengaruhi oleh berbagai hal. Misalnya kadar bakteri, keringat, serta kebersihan pada area intim Anda.

Namun, pada dasarnya yang normal baunya sedikit asam. Ini karena kadar pH (keasaman) di area itu cukup tinggi.
Penyebab organ kewanitaan berbau tak sedap.

Meskipun organ kewanitaan memang seharusnya punya bau yang khas, bukan berarti bau yang menyengat dan tak sedap itu wajar. organ kewanitaan tak seharusnya berbau busuk, amis, atau anyir. Bila Anda mencium aroma seperti ini, ada yang salah dengan organ kewanitaan Anda. Berikut adalah beberapa kemungkinannya.

  • Infeksi bakteri organ kewanitaan.
  • Tidak mengganti pembalut atau pantyliner dalam waktu yang cukup lama.
  • Penyakit kelamin.
  • Tidak bersih ketika membasuh organ kewanitaan.

menjaga organ kewanitaan

Mengapa organ kewanitaan Bisa Berbau Amis?
Ingat, organ kewanitaan normal wanginya memang khas, yaitu sedikit asam. Anda tak perlu menggunakan macam-macam produk supaya organ kewanitaan wangi seperti bunga atau buah-buahan. Pasalnya, organ kewanitaan Anda adalah area sensitif yang tidak tahan dengan bahan-bahan kimia asing. Cara-cara berikut ini sangat tidak dianjurkan dan bisa menyebabkan infeksi bakteri, jamur, atau ragi yang bisa membuat vagina justru berbau busuk atau anyir;

  • Mencuci bagian dalam organ kewanitaan.
  • Menyemprotkan parfum ke area selangkangan.
  • Menaburkan bedak di sekitar organ kewanitaan

lalu bagaimana cara menjaga organ kewanitaan agar tetap sehat ?

berikut ini beberapa cara agar organ kewanitaan tetap sehat

Tips menjaga organ kewanitaan

1. Jangan tahan kencing

Jika anda memiliki kebiasaan menahan kencing, segeralah tinggalkan hal itu. karena, menahan kencing dapat menyebabkan konsekuensi yang serius. Retensi urinebisa terjadi dan dapat menghasilkan infeksi saluran kemih yang berat. itu karena kuman yang ada didalam urine telah berada terlalu lama di dalam kandung kemih.
Kuman yang menumpuk dapat menyebabkan infeksi saluran kencing. Kuman disekitar pembukaan uretra cenderung masuk ke dalamnya ketika anda tidak segera membuang urine. Selain itu, menahan kencing dapat mengakibatkan kandung kemih lebih pembengkakan, disfungsi buang air kecil hingga batu ginjal.

2. Sering ganti pembalut saat menstruasi

Saat menstruasi, organ kewanitaan akan menjadi lebih lembap dan akan timbul bakteri sehingga diperlukan perhatian lebih saat membersihkannya. Sebaiknya, anda mengganti pembalut kurang lebih 3 hingga 4 jam sekali agar menghentikan kuman berkembang dan membahayakan kesehatan organ kewanitaan jika lebih dari waktu tersebut.

3. Jaga organ kewanitaan agar tetap kering

Organ kewanitaan yang lembap menjadi tempat yang sangat bagus untuk berbagai jenis bakteri penyebab penyakit. Oleh karena itu, jagalah organ kewanitaan agar selalu keringkan setiap selesai memcucinya. pakailah tisu yang lembut dan tepuk-tepuk pelan ke area organ intim untuk mengeringkannya. Hindari juga mengusap organ kewanitaan terlalu kencang karena dapat menimbulkan iritasi.

4. Mencukur rambut organ kewanitaan

Salah satu cara selanjutnya untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan yaitu dengan mencukur rambutnya. Rambut organ kewanitaan yang lebat dapat menjadi perangkap keringat tubuh yang dapat membuat bau.
Selain itu, dapat membuat area organ kewanitaan menjadi lembap dan rawan akan bakteri. Sebaiknya agar sering mencukup rambut organ kewanitaan dengan rutin dan berhati-hati.

5. Gunakan celana dalam berbahan katun dan tidak ketat

Pemilihan celana dalam juga sangat penting untuk menjaga organ kewanitaan. bahan katun lebih bersih, ringan, nyaman yang dapat memungkinkan kulit bernapas. Sementara itu bahan sutera atau sintetik bisa menyebabkan organ kewanitaan berkeringat dan meningkatkan bakteri yang dapat menimbulkan bau pada area tersebut.

itulah beberapa tips yang dapat mencegah bau pada area organ kewanitaan dan beberapa cara menjaga organ kewanitaan agar tetap sehat. selamat mencoba semoga bermanfaat.


  • 1
    Share
  • 1
    Share