Apa Itu Ekonomi makro?

53 View
Header:

satupos.comApa Itu Ekonomi makro?. Makroekonomi adalah istilah umum yang mengacu pada studi ekonomi yang sangat besar di tingkat nasional atau regional, dengan melihat pergerakan statistik ekonomi utama dan cara mereka berinteraksi satu sama lain.

Bidang studi ini bertentangan dengan ekonomi mikro, yang berkaitan dengan pemahaman proses pengambilan keputusan individu dan bisnis dan bagaimana ini mempengaruhi permintaan dan penawaran barang dan jasa di pasar.

Baca juga:

Apa Itu Ekonomi makro?

Apa saja indikator ekonomi utama yang diperiksa dalam ekonomi makro?

Produk Nasional Bruto/Produk Domestik Bruto atau PDB. Ini adalah nilai moneter dari barang dan jasa yang diproduksi di suatu negara untuk periode tertentu.

GNP mengukur PDB ditambah pendapatan yang diperoleh oleh penduduk yang saat ini tinggal di luar negeri.

Ini adalah salah satu indikator ekonomi yang paling signifikan karena mengukur kinerja ekonomi negara.

Biasanya dirilis setiap tiga bulan. Namun, untuk mendapatkan gambaran yang lebih tepat tentang kesehatan ekonomi, ahli ekonomi makro tidak melihat GNP dan PDB saja tetapi mempertimbangkannya dalam konteks indikator lain.

Misalnya, tingkat pertumbuhan GNP yang tinggi dapat menutupi fakta bahwa ekonomi sebenarnya sedang mengalami penurunan karena tingkat inflasi yang melampaui produksi.

Tingkat inflasi. Inflasi mengukur tingkat di mana harga barang dan jasa meningkat selama periode tertentu dan biasanya dinyatakan sebagai persentase.

Indikator ini penting karena merupakan indikator daya beli. Semakin tinggi tingkat inflasi, semakin sedikit seseorang dapat membeli dengan sejumlah uang tertentu.

Namun, inflasi juga dapat mengakibatkan kenaikan upah. Jika upah tumbuh lebih cepat daripada kenaikan harga, efek inflasi akan diimbangi.

Ahli ekonomi makro juga melihat deflasi, atau penurunan harga barang dan jasa yang terus berlanjut.

Meskipun hal ini baik bagi konsumen, tetapi juga buruk bagi perekonomian secara keseluruhan, karena keuntungan akan berkurang yang menyebabkan pemilik bisnis menutup pabriknya dan mengakibatkan meningkatnya pengangguran.

Tingkat Pekerjaan dan Pengangguran. Indikator-indikator ini mengukur berapa banyak dari total angkatan kerja suatu negara yang bekerja dan berapa banyak yang sedang mencari pekerjaan.

Angka-angka ini penting karena pekerja yang menganggur memiliki daya beli yang lebih rendah, dan ini dapat mempengaruhi industri lain seperti sektor ritel, dan menyebabkan pengangguran lebih lanjut.

Tingkat pengangguran yang tinggi juga dapat berdampak negatif pada tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara, sehingga menyebabkan turunnya tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Neraca pembayaran. Indikator ini dianggap sebagai neraca ekonomi nasional karena melihat neraca perdagangan suatu negara, atau berapa banyak yang diperolehnya dari ekspor dibandingkan dengan pembayarannya untuk impor, serta transaksi keuangan lainnya.

Jika pendapatan ekspor melebihi pembayaran impor, neraca pembayaran dianggap positif dan menunjukkan bahwa negara tersebut stabil secara ekonomi.

Penutup

Terimkasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel kami semoga informasi terkait Apa Itu Ekonomi makro? dapat menjadi informasi yang bermanfaat untuk anda semua.

Header:

Jangan lupa untuk mengunjungi kami kembali hanya di satupos.com dan temukan banyak artikel unik dan menarik lainnya di sana. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Header:

Leave a Reply

Your email address will not be published.