Cara Jitu Investasi Saham Syariah Untuk Pemula

45 View
Header:

Satupos.comCara Jitu Investasi Saham Syariah Untuk Pemula. Saham Syariah adalah bentuk saham yang prinsip dan peraturannya tidak bertentangan dengan konteks syariah sebagaimana diatur dalam Peraturan Perundang-undangan OJK.

Perlu diketahui bahwa semua jenis saham syariah di pasar modal Indonesia, baik yang terdaftar maupun tidak di BEI, akan selalu masuk dalam Daftar Surat Berharga Syariah (DES) yang diterbitkan oleh OJK. Daftar ini diperbarui setiap Mei dan November.

Baca Juga :

Perkembangan Saham Syariah di Indonesia

Dengan populasi mayoritas Muslim, kenaikan Saham Syariah sejak 2011 telah menjadi alternatif investasi yang sangat dicari.

Sejak diluncurkan oleh Indeks Saham Syariah Indonesia (Issi), perkembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia terus tumbuh.

Hal ini terlihat dari jumlah investor saham syariah yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelaskan bahwa sejak 10 tahun terakhir.

Perkembangan Saham Syariah di industri pasar modal mencapai 84%. Bahkan dengan pandemi, masyarakat Indonesia menjadi lebih melek dengan investasi.

Selain investor, beberapa faktor yang membuat Saham Syariah meningkat lebih dari 50% hanya dalam 1 dekade terakhir juga karena kerjasama yang baik antara regulator dan pendidik.Dengan demikian, masyarakat Indonesia dapat mengetahui dan mengakses manfaat Investasi Syariah.

Tips Investasi Saham Syariah Untuk Pemula

Jika Anda ingin serius mendalami Investasi Saham Syariah, mengetahui manfaat dan daftar Emiten yang bisa dikumpulkan tentu saja tidak cukup.

Terlepas dari berbagai teknik dan strategi yang dapat Anda gunakan, berikut adalah tips umum untuk investor pemula:

Akun Investor Saham

Saat ini, pembukaan rekening investasi dapat dilakukan secara online. Pertama-tama, buat akun saham atau akun terlebih dahulu ke perusahaan sekuritas.

Pastikan surat berharga yang Anda pilih telah memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar bisnis dapat dimonitor setiap saat.

Menggunakan sistem SOTS

Sistem perdagangan online Syariah atau sots adalah sistem perdagangan online di pasar modal yang menggunakan prinsip syariah dan telah diakui oleh DSN-MUI.

Dengan sistem ini, investor biasa seperti Anda tidak perlu lagi takut membeli saham yang tidak Syariah.

Sistem ini mencegah Anda melakukan trading dengan margin, karena Transaksi Saham Syariah hanya bisa dilakukan dengan uang tunai dan tidak akan bisa short-sell.

Selain itu, laporan kepemilikan saham syariah juga akan dipisahkan dari kepemilikan uang sehingga Saham Syariah yang anda miliki tidak dihitung sebagai modal.

Cek stok di BEI

Perlu Anda ingat bahwa saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak semuanya termasuk saham syariah. Sebagaimana dijelaskan di atas, Saham Syariah memiliki persyaratan khusus yang harus dipenuhi dan dipatuhi oleh perusahaan.

Karena itu, jika Anda memantau saham di BEI, Anda perlu mengenali daftar saham mana yang termasuk dalam saham syariah. Untuk mempersingkat waktu penelitian, Anda cukup melihat bagian Indeks Saham Syariah seperti ISSI, JII, dan JII70.

Selalu Ingat Prinsip-Prinsip Investasi Syariah

Karena banyaknya jenis investasi yang memiliki keuntungan atau kenaikan harga yang signifikan, investor akan sering merasa tergiur dengan besarnya keuntungan.

Namun sebelum memanfaatkan peluang tersebut, pastikan Anda mengenal emiten saham dan mengingat prinsip-prinsip Saham Syariah.

Melakukan penelitian dan analisis

Ketika Anda telah melihat daftar saham dan akan menentukan saham mana yang akan dibeli, yang terbaik adalah melakukan dua analisis untuk mengurangi risiko kerugian. Analisis yang dimaksud adalah analisis dasar atau fundamental dan analisis teknis.

Analisis dasar didasarkan pada faktor-faktor dasar yang dapat mempengaruhi nilai saham perusahaan, dilihat dari prospek saham, industri, hingga keadaan ekonomi saat ini.

Tinjau Secara Teratur

Bahkan jika Anda berinvestasi dalam saham Islam dengan tujuan investasi jangka panjang, jangan selesai membeli aset Anda hanya tetap tenang.

Selalu tinjau atau periksa secara teratur per 1 bulan, 3 bulan, 9 bulan, atau 12 bulan. Menjadi investor harus aktif untuk melihat kinerja saham yang Anda gunakan dan memastikan bahwa analisis dan strategi yang Anda buat tetap berjalan dengan baik.

Alternatif Investasi Syariah Selain Saham

Jika saham syariah Anda sudah mulai berproduksi, diversifikasi agar aset yang anda miliki terus berputar dan terhindar dari kerugian besar. Berikut beberapa produk investasi yang juga menggunakan prinsip syariah:

Sukuk

Banyak orang berpikir bahwa sukuk sama dengan obligasi. Padahal, kedua jenis investasi ini berbeda. Sukuk merupakan bukti kepemilikan bersama suatu aset investasi dengan sistem bagi hasil.

Produk investasi ini terbagi menjadi dua, yaitu Sukuk Negara dan sukuk perusahaan.

Reksa Dana Syariah

Seperti diketahui, reksa dana merupakan instrumen investasi yang menghimpun dana dari masyarakat untuk dialokasikan Manajer Investasi ke beberapa instrumen investasi lainnya. Untuk reksa dana syariah, pengawasan berada di bawah OJK dan Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Header:

Dana yang disetorkan oleh masyarakat melalui pembelian produk reksa dana syariah akan dikelola oleh Manajer Investasi Syariah, kemudian diinvestasikan kembali ke Instrumen Investasi Syariah lainnya seperti Saham Syariah dan sukuk.

Header:

Leave a Reply

Your email address will not be published.